Film India dan Tanjung Balai Asahan

Hehe..Dari Judulnya aja udah kedengaran gak nyambung ya.  Film india ya tontonan dalam kategori hiburan, sementara Tanjung Balai adalah nama kota. Benar2 gak ada hubungannya ya. Tapi sabar dulu, saya akan bercerita sedikit ada hubungan apa antara film india dengan Tanjung Balai?begini bos, di kota Tanjung Balai Asahan itu dulunya ada dua Bioskop yang sangat terkenal disitu. Yaitu Bioskop Garuda dan Star. Nah, Bioskop2 tersebut merupakan termasuk salah satu sarana tempat hiburan bagi masyarakat tanjung balai asahan. Dari Film Barat, Indonesia, china, dan india dsb ada diputar di kedua bioskop itu.Masyarakat kota ini mayoritas nelayan penangkap ikan, dan kalo pergi berlayar bisa sampai dua tiga hari baru pulang membawa hasil tangkapannya. dan hasil tangkapan tersebut dijual kepasar lalu mereka mendapat rezeki yang lumaya. Suadah jadi kebiasaan siapapun yang pulang berlayar membelanjakan uang hasil rezekinya dengan memborong pakaian, memborong sembako, atau menghibur diri karena berhari hari dilaut membuat sedikit kejenuhan. Nelayan2 di tanjung balai pergi ke laut bisanya hari minggu malam senin dan kembali kedarat hari rabu pagi. dan malam kamisnya mereka mencari hiburan. Mengetahui banyaknya orang orang yang butuh hiburan maka pihak pihak bioskop sengaja memutar film india. sementar dimalam lain jarang diputar film india.Karena film india adalah tontonan kegemaran masyarakat tanjung balai asahan. Hanya dengan tiket Rp. 350 pada masa itu ( sekitar beberapa tahun silam) mereka sudah bisa menikmati hiburan. suasana itu pula yang dimanfaatkan kaum muda mudi untuk bertemu kekasihnya karena rindu setelah ditinggal berlayar berhari hari.Makanya moment film india ini dipakai mereka buat kencan dimalam kamis dengan mengajak sang kekasih menonton. Dan akhirnya sampai sekarang malam kamis adalah malam kencannya orang2 sedang bercinta di tanjung balai asahan ini, termasuk juga malam sabtu bukannya malam minggu seperti kebanyakan kencan anak2 muda dikota lain. Meski bioskop garuda dan star sudah tak ada lagi dikota tanjung balai asahan ini(terkalahkan oleh banyaknya siaran televisi dan adanya DVD atau VCD film ) namun tradisi kebiasaan malam kamisan masih tetap jadi tradisinya anak2 muda yang berpacaran. bahkan lagu2 india masih sering terdengar dirumah rumah masyarakat tanjung balai, di betor (becak motor). Betor di tanjung balai asahan rata rata mempunyai sound system music yang dirakit sekedar untuk memanjakan penumpangnya.Inilah mengapa saya memberi judul Film India dan Tanjung Balai Asahan pada tulisan saya kali ini. Tidak ada maksud tujuan lain, hanya sekedar berbagi pengalaman mengenai kota tanjung balai asahan. Jika anda berkunjung ke tanjung balai asahan anda tidak heran lagi dengan tradisi kebiasaan anak muda disini.

maaf kalo tulisan saya agak berantakan. hehehe…

Pos ini dipublikasikan di Pernak Pernik dan tag , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Film India dan Tanjung Balai Asahan

  1. Harristian Sinaga berkata:

    Oooohh itu toh asal usul malam kamis di tanjung balai,
    sebagai putera asli Tanjung Balai, saya malu juga baru tw asal usulnya..
    heheheee..

    Salut dech to Mr. Koto
    Like this… V

  2. Surya Darma berkata:

    jaman saya kecil dulu (tahun 80 an) sebetulnya ada lagi bioskop yang khusus memutar film kungfu (china, mandarin) yaitu Bioskop asahan, nasibnya sama seperti Star (untuk film barat dan Indonesia) dan Garuda (spesealis film India) tutup bin bangkrut :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s